editorial Sekolah2000: Tempat belajar yang asyik dan bisa dilakukan dimana saja. Learning from home with US !!

7 Jenis Gaya Belajar yang Mudah Diaplikasikan

2 min read

Jenis Gaya Belajar

Belajar merupakan salah satu kebutuhan manusia, baik untuk memenuhi standard nilai dalam dunia pendidikan, maupun untuk pendewasaan menjadi manusia yang lebih baik. Dahulu, stigma masyarakat yang terbangun ialah pembelajaran dapat dilakukan dengan gaya dan cara yang sama. Namun setalah dilakukan berbagai penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat beberapa gaya belajar yang bisa dijadikan preferensi. Sehingga seseorang memiliki kecenderungan memiliki gaya belajar yang berbeda dengan yang orang lain.

Setiap individu memiliki proses kreatifnya masing-masing, sehingga mereka dapat belajar secara efektif. Semakin banyak kita mengetahui macam- macam gaya belajar, maka semakin luas pula kompetensi yang dapat dikembangkan.

7 Gaya Belajar yang Mudah diaplikasikan

Dengan mengetahui jenis-jenis gaya belajar yang mudah diaplikasikan, kita akan terbantu dalam mempelajari hal-hal baru, baik keterampilan, bahasa, gagasan, bahkan konsep. Berdasarkan penelitian, berikut 7 jenis gaya belajar yang mudah diaplikasikan:

1. Gaya Visual

Visual identik dengan gambar, warna, grafik, dan imajinasi. Apabila anda cenderung lebih mudah mendapat dan megolah informasi dalam bentuk-bentuk tersebut, maka anda merupakan tipe orang dengan gaya belajar visual. Rata-rata, individu dengan gaya belajar visual butuh menuliskan atau menggambarkan gagasannya untuk benar-benar memproses apa yang ada di pikirannya.

Baca Juga: Cara Memakai Dasi Segitiga yang Rapi

Berikut beberapa karakteristik umum dari individu dengan gaya belajar visual:

  • Mudah menggambarkan objek, rencana, dan hasil
  • Suka menggambar, mewarnai, atau mencoret-coret.
  • Memiliki keseimbangan warna
  • Memiliki pemahaman yang baik dalam penggunaan peta sehingga jarang tersesat

2. Gaya Aural

Gaya belajar Aural merupakan jenis gaya belajar yang unik, karena mengandalkan indra pendengaran. Individu dengan gaya belajar aural lebih mudah memproses informasi melalui suara, seperti rekaman suara, pidato, atau penjelasan guru.

Anda dapat dikaterigorikan individu dengan gaya belajar aural apabila lebih suka belajar dengan irama atau menggunakan rima untuk mengingat sesuatu. Peranan musik sangat mempengaruhi efektivitas belajar tipe Aural. Sehingga tidak mengagetkan jika individu dengan tipe aural memiliki kepekaan yang baik terhadap musik.

Berikut beberapa hal yang menandakan individu dengan gaya belajar Aural:

  • Memiliki musik tertentu yang mempengaruhi emosi
  • Menikmati adanya musik ketika proses belajar
  • Memiliki kepekaan yang baik terhadap ketepatan nada dan irama.
  • Sering muncul lagu, jingle, atau musik tematik dalam pikirannya tanpa ada faktor pendorong apapun.

3. Gaya Verbal (Linguistik)

Individu dengan gaya belajar verbal lebih efektif memproses informasi melalui instruksi  maupun teks. Apabila anda butuh membaca teks secara keras, atau perlu menuliskannya beberapa kali untuk memproses informasi, maka anda termasuk dalam individu dengan gaya belajar verbal.

Individu ini merupakan tipe individu yang unggul dalam public speaking, jurnalisme, atau debat. Berikut ciri-ciri individu dengan gaya belajar verbal:

  • Mengekspresikan gagasan dalam bentuk tertulis maupun lisan.
  • Menikmati kegiatan menulis dan membaca.
  • Memiliki banyak kosakata dan gemar mempelajari kosakata baru

4. Gaya Fisikal (Kinetik)

Orang dengan gaya belajar fisikal ialah mereka yang merasa belum mempelajari sesuatu sampai ia melakukannya. Individu ini biasanya sangat mengasyikkan dan suka begerak. Agar dapat berjalan efektif, individu ini didukung dengan gerakan badan atau tangan dalam memproses informasi.

Berikut ini beberapa hal yang menandakan anda termasuk individu dengan gaya fisikal:

  • Memperhatikan objek fisik yang ada di sekitar, seperti tekstur
  • Gemar olahraga dan latihan di luar ruangan
  • Cenderung menggunakan bahasa tubuh dan gerakan tangan

5. Gaya Logika (Matematikal)

Individu dengan gaya belajar matematikal biasanya dapat dengan mudah menyadari adanya hubungan keterkaitan maupun pola. Anda ingin memahami latar belakang dari sebuah konten dan sangat menikmati permainan permainan strategi seperti catur.

Logika merupakan satu hal penting bagi individu ini. Hal-hal berikut ini merupakan ciri inidividu dengan gaya belajar logika:

  • Mengklasifikasikan dan mengelompokkan informasi agar dapat dipahami lebih baik
  • Membuat prosedur untuk digunakan di kemudian hari
  • Merencanakan agenda dan biasa memberi skala prioritas di setiap agendanya.

6. Gaya Sosial

Apabila kita cenderung mengerjakan sesuatu bersama orang lain atau dalam satu grup, maka besar kemungkinan kita merupakan orang orang dengan gaya belajar sosial. Jika anda merupakan siswa, dapat dikatakan bahwa individu dengan gaya belajar sosial ialah anda yang memiliki banyak ekstrakurikuler

Sedangan seorang individu dewasa dengan gaya belajar sosial ialah kita yang memiliki banyak ikatan dengan pekerjaan atau orang lain, dan seringkali meminta tanggapan dengan tujuan dapat menyelesaikan ekerjaan dengan lebih baik. Karakteristik individu dengan gaya belajar sosial antara lain:

  • Suka bersosialisasi
  • Memproses informasi lebih maksimal dari berdiskusi dalam grup
  • Seringkali dipercaya oleh rekanan untuk memberi nasihat atau saran

7. Gaya Intrapersonal

Berkebalikan dengan gaya belajar sosial, gaya belajar intrapersonal ialah gaya belajar bagi kalian yang butuh untuk duduk sendirian dan mempelajari demi terserapnya dan terprosesnya informasi. Biasanya gaya belajar seperti ini sangat cocok bagi pribadi pribadi yang introvert.

Energi individu ini lebih terkumpul dan dapat bekerja maksimal ketikan individu ini belajar sendiri dan menyimpannya sendiri. Individu ini menaruh konsentrasi tinggi pada tujuan dan hasil. Berikut merupakan ciri-ciri individu dengan gaya belajar intrapersonal

  • Menghabiskan beberapa waktu dengan sengaja untuk menganalisis dirinya sendiri
  • Memilih untuk bepergian ke tempat yang jauh dari keramaian
  • Berfikir independen
  • Menggunakan tulisan, jurnal atau rekaman pribadi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri.

Baca Juga: Inilah Manfaat Berpikir Kritis untuk Anak-Anak

Tidak ada satu jenis gaya yang lebih baik daripada yang lain, yang terpenting ialah kita dapat memahami jenis gaya belajar mana yang sesuai dengan kepribadian kita. Dengan memahami berbagai jenis gaya belajar ini, kita dapat mengaplikasikan satu atau beberapa gaya tersebut dengan mudah sesuai dengan preferensi kita masing masing. Sehingga hasil dari pekerjaan kita dapat maksimal. Selamat belajar untuk menjadi yang lebih baik putra dan putri Indonesia.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Belajar lebih mudah bersama Sekolah2000. Beritahu teman kalian dengan bagikan postingan ini ke Facebook dan twitter !!

editorial Sekolah2000: Tempat belajar yang asyik dan bisa dilakukan dimana saja. Learning from home with US !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *